Breaking News
recent

Ini Akibat Bagi Pria dan Wanita Jika Keseringan Berhubungan Seks oleh - ambulancesurabaya.xyz

Halo sahabat selamat datang di website ambulancesurabaya.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Ini Akibat Bagi Pria dan Wanita Jika Keseringan Berhubungan Seks oleh - ambulancesurabaya.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

(Doc. Net)

JARRAKSEHAT.COM â€" Seks merupakan sebuah aktivitas yang tidak dapat dijauhkan seseorang. Setiap manusia yang sudah menikah pasti akan melakukan hubungan seksual dengan pasangannya agar bisa mendapatkan keturunan.

Tak hanya bisa mendapatkan keturunan, berhubungan seks juga bisa menjadi peningkat motivasi akibat sensasi yang Anda rasakan.

Tak jarang, seseorang seakan kecanduan seks dan ingin berhubungan terus menerus setiap harinya. Apakah seks menyehatakan jika dilakukan secara rutin setiap hari? terlalu banyak berhubungan seks ternyata bisa sangat berbahaya bagi Anda dan juga kesehatan pasangan.

Tidak ada batasan berapa banyak seks yang dilakukan sehingga bisa menyebabkan bahaya. Gejala terlalu sering berhubungan seksual tersebut bisa ditandai dengan indikasi yang diberikan oleh tubuh Anda. apa sajakah tandanya?

Kelelahan

Bila Anda terlalu banyak berhubungan seks dengan pasangan Anda, maka tubuh akan melepaskan norepinephrine, adrenalin dan kortisol ke dalam aliran darah yang menghasilkan peningkatan denyut jantung, metabolisme glukosa dan tekanan darah. Anda juga dapat mengalami kelelahan sepanjang hari jika Anda terlalu banyak melakukan seks.

Sakit penis

Setelah berhubungan seks, banyak pria mungkin mengalami nyeri yang berlangsung beberapa detik. Ketika Anda sering melakukan hubungan seks, itu bisa menyebabkan penis yang sakit karena rangsangan yang diperpanjang, atau ejakulasi secara paksa, dan seterusnya. Jika rasa sakit berlangsung selama beberapa jam atau beberapa hari, maka kemungkinan ada infeksi pada testis, prostat, epididimis, atau Anda mungkin tertular penyakit menular seksual.

Memar

Jika pasangan Anda menyukai seks yang kasar, berhati-hatilah. Melakukan terlalu banyak seks kasar setiap hari menyebabkan iritasi seperti luka bakar karena panas dari gesekan yang kemungkinan bisa merusak kulit. Ini mungkin membuat Anda merasa tidak nyaman dan Anda mungkin tidak dapat berhubungan seks di posisi tertentu.

Peradangan dan pembengkakan pada wanita

Wanita yang memiliki terlalu banyak seks dapat mengalami suatu kondisi yang disebut ekskresi vagina yang mengacu pada pengikisan kulit vulva selama penetrasi. Kondisi ini terjadi ketika ada terlalu banyak gesekan saat berhubungan seks yang melukai dinding vagina yang selanjutnya menyebabkan rasa terbakar saat kencing atau kesulitan berjalan yang dihasilkan dari vagina yang bengkak.

Nyeri punggung bagian bawah

Indikasi lain bahwa Anda terlalu banyak berhubungan seks adalah nyeri punggung di bagian bawah. Sakit ini sangat wajar ketika ada gerakan tiba-tiba yang terlalu banyak memberi tekanan pada punggung bagian bawah. Tapi, ketika gerakan tiba-tiba ini menjadi sering dan ekstrem, hal ini bisa menyebabkan sakit punggung bawah kronis.

Risiko penyakit menular seksual

Wanita yang aktif secara seksual cenderung memiliki risiko lebih tinggi terkena ISK dibandingkan dengan wanita yang tidak aktif secara seksual. Melakukan hubungan seks setiap hari dengan pasangan yang berbeda terutama menempatkan Anda pada risiko tertular ISK karena hubungan seksual yang sering mentransmisikan bakteri ke saluran kemih wanita yang mengarah ke pengembangan ISK.

Rambut rontok

Berhubungan seks meningkatkan tingkat dihydrotestosterone (DHT) di dalam tubuh. Hormon ini akan menyebabkan rambut rontok, karena ia dapat membunuh folikel rambut dan menyebabkan pola kebotakan pada pria.

Serangan jantung

Meskipun hal ini jarang terjadi, ada beberapa situasi ketika seseorang menderita serangan jantung selama hubungan seksual. Meskipun seks baik untuk jantung Anda, karena ia sama dengan olahraga kardiovaskular, namun Anda harus melakukannya dengan mempertimbangkan bahwa Anda atau pasangan Anda memiliki riwayat jantung.

Penurunan penglihatan

Meski mungkin terdengar aneh, namun itu pernah terjadi pada banyak orang. Hal ini terjadi ketika pembuluh darah di mata pecah selama aktivitas seksual. Anda tidak perlu khawatir untuk hal ini, karena ia akan sembuh dengan sendirinya dan akan menjadi normal kembali seiring waktu berjalan.

Dehidrasi

Berhubungan seks melibatkan fisik yang akan membuat Anda berkeringat dan kehilangan banyak cairan. Jika Anda berhubungan seks berulang-kali tanpa minum, Anda bisa mengalami dehidrasi dalam waktu singkat. Terutama ketika Anda menenggak alkohol sebelum atau pada saat seks. Meskipun tidak berbahaya, ini adalah efek yang paling umum dari seks terlalu sering.

Penis patah

Meskipun penis tidak bertulang, namun penting untuk diketahui bahwa penis juga bisa mengalami fraktur atau “patah”. Jika Anda mengalami penis patah, Anda biasanya akan mendengar suara gemeretak yang diikuti dengan hilangnya ereksi. Ini biasanya mengakibatkan bengkak di pangkal penis atau skrotum.

Imunitas lemah

Kekebalan Anda dapat melemah jika melakukan seks terlalu sering. Hormon prostaglandin E-2 dilepaskan ke dalam aliran darah saat berhubungan seks. Hormon ini dapat menyebabkan masalah seperti melemahnya kekebalan tubuh, rusaknya jaringan, nyeri saraf dan otot, serta kurangnya rangsangan seksual jika diproduksi secara berlebihan.

Masalah klimaks

Pria sering kali tidak dapat mencapai orgasme setelah melakukan seks terlalu sering dalam waktu berdekatan. Ini adalah reaksi normal dan Anda tidak perlu khawatir akan hal itu. Ini biasanya terjadi akibat kelelahan atau berkurangnya jumlah sperma atau tingkat air mani. Tubuh membutuhkan waktu untuk mengisi ulang sebelum Anda kembali melakukan seks.

Editor : Lle

Itulah tadi informasi dari agen poker mengenai Ini Akibat Bagi Pria dan Wanita Jika Keseringan Berhubungan Seks oleh - ambulancesurabaya.xyz dan sekianlah artikel dari kami ambulancesurabaya.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

topglobal99

topglobal99

No comments:

Post a Comment

Powered by Blogger.